Dalam foto ini, Mgr Siprianus Hormat Pr, uskup baru untuk Keuskupan Ruteng sedang bertemu dengan Paus Fransiskus. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Mgr Siprianus Hormat Pr, uskup baru untuk Keuskupan Ruteng menyebut tugas yang diembannya sebagai sebuah tanggung jawab besar.

Ia mengatakan, pertama kali mendapat kabar penunjukkannya pada 5 November dari Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr Piero Pioppo.

Mgr Sipri menggambarkarkan kabar yang diterimanya itu sebagai sebuah kejutan besar.

“Awalnya saya tidak bisa berkata-kata,” katanya, seperti dilansir UCAN, media Katolik Asia, yang mewawancarai Mgr Sipri usai pengumuman namanya dalam Misa pada Rabu, 13 November di Gereja Katedral, Jakarta.

Ia menambahkan bahwa jabatan itu membawa sekaligus tanggung jawab besar baginya.

Mgr Sipri mengatakan memilih satu ayat Alkitab sebagai motto dalam pelayanannya, yaitu dari Kolose 3:14: “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.”

Seorang uskup harus dapat mengikat para imam dan umat awam agar bersatu dalam kasih,” katanya.

Ignatius Kardial Suharyo, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyebut Mgr Sipri adalah sosok yang pantas untuk tugas pelayanan sebagai uskup.

“Saya percaya dia sudah siap untuk ini dan telah melalui proses pematangan pribadi,” katanya.

Ia menambahkan, “ini adalah berkah dari Tuhan untuk Keuskupan Ruteng dan Indonesia.”

Saat ditunjuk sebagai uskup, Mgr Sipri masih berstatus sebagai Sekertaris Eksekutif KWI, tugas yang diembannya sejak 2016.

Ia menjadi uskup kelima dalam sejarah Keuskupan Ruteng, menggantikan Mgr Hubertus Leteng Pr, yang mengundurkan diri dua tahun lalu.