Misa Syukur 90 Tahun OFM, Tujuh Uskup Hadir

Suasana Misa syukur 90 tahun kehadiran Fransiskan di Indonesia. Misa ini yang dihadiri tujuh orang uskup, puluhan Fransiskan diadakan di Gereja Paroki Hati Kudus Kramat, Jakarta, Minggu, 17 November 2019. (Foto: Katoliknews.com)

Katoliknews.com – Misa syukur dalam rangka 90 tahun Ordo Fratrum Minorum (OFM)/ Fransiskan berkarya di Indonesia digelar pada Minggu, 17 November 2019 di Gereja Hati Kudus Kramat, Jakarta Pusat.

Tujuh orang uskup – dari ordo Fransiskan dan uskup yang di wilayahnya para Fransiskan berkarya – hadir dalam Misa itu, termasuk Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, yang juga menjadi seleberan utama.

Dari lima uskup OFM, empat di antara hadir, yakni Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM; Uskup Emeritus Mgr. Michael Angkur OFM; Uskup Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko OFM dan Uskup Jayapura, Mgr. Leo Laba Ladjar OFM.

Hanya Uskup Agats, Mgr. Aloysius Murwito OFM yang tidak hadir.

Dua uskup lainnya adalah Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota Pr dan Uskup Banjarmasin, Mgr. Petrus Boddeng Timang.

Dalam kotbahnya, Mgr. Suharyo mengatakan profisiat kepada para Fransiskan atas kontribusi mereka bagi perkembangan Gereja di nusantara.

Ia juga berharap agar mereka terus mengobarkan semangat pembaruan, sebagaimana yang dilakukan St Fransiskus Assisi, pendiri ordo mereka pada Abad pertengahan.

“Sebagaimana St Fransiskus Assisi menjadi pembaharu di dalam gereja, semoga kehadiran dan pelayanan para fransiskan di Indonesia juga menjadi inspirasi, menjadi daya dorong pembaharuan gereja di Indonesia dan di tempat-tempat para Fransiskan hadir dan diutus untuk melayani,” kata Suharyo.

Sementara itu, Minister Provinsi OFM St Mikael Malaikat Agung Indonesia, Pastor Mikael Peruhe OFM, dalam sambutan yang dibacakan oleh Vikaris Provinsi, Daniel K. Nahak mengucap terima kasih atas dukungan banyak pihak untuk semua karya mereka.

“Doakan kami, agar kami diteguhkan dalam menjalankan karya kami ke depan,” katanya.

Pastor Mikael tidak bisa hadir dalam Misa itu karena harus ke kampung halamannya di Lembata untuk mengjenguk ibunya yang sakit kritis.

Dalam misa syukur ini, beberapa Fransiskan juga melakukan pembaharuan kaul kekal, yakni Pastor Kornelis Keyrans OFM, Pastor Nicolao Jose OFM, Pastor Ignatius Widiaryoso OFM, Pastor Kees Van Dijk OFM dan Bruder Aloysius Triyono OFM.

Misa ini juga dihadiri oleh puluhan Fransiskan dan ratusan umat.

Para Fransiskan masuk ke Indonesia pada 1929, lewat misionaris asal Belanda.

Kini mereka berkarya di sejumlah wilayah di Indonesia, terutama Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, serta Papua.

Kini, Fransiskan di Indonesia memiliki dua provinsi, yaitu Provinsi St Mikael Malaikat Agung Indonesia dan Provinsi St Fransiskus Duta Damai Papua.