Kardinal Luis Antonio Tagle. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Paus Fransiskus menunjuk Kardinal Luis Antonio Tagle asal Filipina sebagai Prefek Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa , yang juga dikenal sebagai Propaganda Fide.

Penetapan itu diumumkan oleh Vatikan pada 8 Desember.

Tagle, yang adalah Uskup Agung Manila akan pindah ke Vatikan menyusul penetapan itu, di mana ia akan mengawasi karya Gereja di sebagian besar keuskupan di Afrika, Asia dan Oseania yang menurut Vaticannews.va mencakup sekitar sepertiga dari 4.000 keuskupan di dunia.

Ia menggantikan Kardinal Filoni yang telah menjadi pemimpin agung Ordo Makam Suci.

Kardinal Tagle, berusia 62 tahun, adalah orang Asia kedua yang menjadi prefek Propaganda Fide, setelah Kardinal India Ivan Dias yang memimpin pada periode 2006 hingga 2011.

Tagle ditetapkan sebagai kardinal pada 2012, 11 tahun setelah ia ditahbiskan sebagai uskup.

Ia juga saat ini tercatat sebagai presiden Caritas Internationalis dan Federasi Alkitab Katolik.

Kardinal Luis Antonio tagle dari Manila membasuh kaki seorang mantan pecandu narkoba pada perayaan Kamis Putih tahun 2017. (Foto: UCAN)

Kardinal ini cukup populer, termasuk di seluruh dunia. Ia juga disebut-sebut sebagai kandidat potensial untuk menjadi paus, termasuk dalam konklaf yang memilih Paus Fransiskus pada tahun 2013.

UCA News melaporkan, dengan memindahkannya ke Vatikan, paus memberi Kardinal Tagle kesempatan untuk mengetahui lebih dekat soal administrasi pusat Gereja, yang akan melengkapi kredensialnya sebagai salah satu calon paus mendatang.

Dia juga memiliki kepedulian yang sama  dengan Paus Fransiskus soal masalah sosial dari kemiskinan hingga imigrasi.