Ilustrasi

Katoliknews.comKeuskupan Surabaya mengumumkan pemberhentian salah seorang imam, Romo Stefanus Sondak sambil mengajak umat untuk ikut berdoa bagi kehidupannya selanjutnya.

Dijelaskan bahwa keputusan itu diambil Uskup Surabaya, Mgr. Vincentius Sutikno Wicaksono pada 12 Februari 2020.

“Melalui surat ini, kami sampaikan informasi bahwa salah satu imam kami, Romo Stefanus Sondak adalah bukan lagi seorang imam diosesan Keuskupan Surabaya,” demikian isi surat itu, seperti yang dilansir oleh Sesawi.net.

Mengutip Kanon 1333 art.1, ditambahkan bahwa “yang bersangkutan dilarang untuk melakukan tindakan, pelayanan dan tidak bisa diserahi fungsi atau jabatan gerejani yang berdasarkan kuasa tahbisan.”

“Marilah kita membawa dalam doa dan mohon kasih serta penyertaan Tuhan untuk perjalanan hidup yang bersangkutan selanjutnya,” demikian dijelaskan dalam surat yang ditandatangani Rm. Yoseph Indra Kusuma, Sekretaris Keuskupan Surabaya itu.

Dalam surat itu, sebagaimana lazimnya pengumaman pemberhentian imam, tidak dijelaskan alasan di balik keputusan uskup.