Pandemi Corona, Paus Fransiskus Mohon Pertolongan Bunda Maria

Paus Fransiskus berdoa di depan lukisan Maria Bunda Kasih Ilahi, menyerahkan jutaan orang yang kini menghadapi pandemi terkait virus corona. (Foto: Vaticannews.va)

Katoliknews.comPaus Fransiskus mempercayakan kepada Bunda Maria penderitaan dan kesedihan jutaan orang yang terkena dampak pandemi virus corona (Covid-19) saat ini.

Dalam sebuah pesan video yang disiarkan pada 11 Maret, paus berdoa di depan lukisan Maria Bunda Kasih Ilahi, memohon padanya untuk “tidak mengabaikan permohonan kami yang sedang di dalam pencobaan” tetapi “menjauhkan kami dari setiap mara bahaya.”

“Kami mempercayakan diri kami kepadamu, Kesehatan Orang-orang Sakit. Di bawah kayu Salib engkau ikut serta dalam penderitaan Yesus, dengan iman yang teguh,” doa Paus, seperti dilansir Catholic News Service.

“Engkau, Keselamatan Bangsa Roma, tahu apa yang kami butuhkan. Dan kami yakin engkau akan menyediakannya; Seperti di Kana – Galilea, sukacita dan pesta dapat terjadi kembali setelah masa pencobaan ini.”

Pesan video paus ini disiarkan di TV2000, saluran televisi Konferensi Waligereja Italia, dan halaman Facebook Keuskupan Roma. Kardinal Angelo De Donatis merayakan Misa di Gua Divine Love Roma yang disiarkan langsung setelah paus menyampaikan pesannya.


Misa itu, menurut Keuskupan Roma, menutup hari doa dan puasa untuk kota dan Italia, yang telah dikunci oleh pemerintah demi menahan penyebaran virus corona.

Pada 12 Maret, lebih dari 12.000 orang di Italia telah tertular virus dan setidaknya 827 dari mereka telah meninggal sejak wabah mulai muncul dari Italia utara. Namun, diperkirakan 1.045 orang telah sembuh sejak wabah dimulai.

Lukisan Bunda Cinta Kasih Ilahi itu sangat penting bagi umat Katolik di kota Roma, terutama selama masa-masa sulit. Pada 1944, Paus Pius XII berdoa di depan gambar asli Maria dan Kanak Yesus itu memohon Bunda Allah untuk melindungi orang-orang Romawi selama pertempuran terakhir untuk pembebasan kota dari pendudukan Nazi.

Lebih dari tujuh dekade kemudian, penggantinya sekali lagi memohon perlindungan Maria untuk kota Roma, Italia dan seluruh dunia yang sekarang terancam oleh pandemi.

“Bantulah kami, Bunda Cintα Kasih Ilahi, untuk menyelaraskan diri kami dengan kehendak Bapa, dan melakukan apa yang akan dikatakan Yesus kepada kami: Ia yang menanggung derita dan duka kami untuk membawa kami, melalui Salib, pada sukacita dari Kebangkitan,” doanya.

Dalam homilinya selama Misa, Kardinal De Donatis menyinggung doa paus kepada Bunda Maria.

“Kita di sini untuk berseru: ‘Selamatkan kami, Tuhan, dengan belas kasih-Mu,” katanya. “Maria ada di sini bersama kita, dan kita berdoa agar dengan kekuatannya sebagai perantara, kita dibebaskan oleh kejahatan virus.”

Kardinal mengatakan wajah banyak orang Kristen hari ini mencerminkan penderitaan yang sama yang dialami oleh Kristus di Taman Getsemani.

Namun demikian, orang Kristen harus percaya pada Bapa surgawi mereka, seperti Yesus, yang “memiliki kesadaran teguh bahwa tidak ada yang memiliki kekuatan untuk merenggutnya dari tangan Allah.”

“Ini adalah kesadaran bahwa kita masing-masing harus berjaga di masa-masa sulit ini,” kata Kardinal De Donatis. “Penangkal, terapi untuk kesedihan saat ini adalah mempercayakan dirimu kepada tangan Tuhan. Kita ada di tangan-Nya, dan tidak ada yang bisa memisahkan kita dari-Nya.”