Gereja Katedral Jakarta

Katoliknews.com – Umat Katolik Indonesia diharapkan membuat gerakan-gerakan solidaritas demi membantu masyarakat yang terdampak virus corona (COVID-19).

Menurut Sekretaris Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Steven Lalu, hal itu merupakan harapan dari para uskup.

“Para uskup meminta kepada seluruh umat untuk memberikan dukungan gerakan solidaritas, (dengan) beraksi, berbuat di tempat kita masing-masing,” katanya dalam konferensi persnya di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2020.

“Kita diminta untuk membantu orang-orang yang sangat terdampak dalam persoalan ini,” lanjutnya.

Ia menambahkan, semua umat Katolik juga diminta untuk semakin tekun berdoa agar wabah Covid-19 bisa segera berlalu.

“Kita mendoakan semua orang yang ada di garda terdepan berhadapan dengan masalah ini,” katanya, sambil menambahkan, doa tidak dengan kerumunan tetapi dari rumah masing-masing.

Umat Katolik juga diminta untuk tetap beribadah tanpa hadir di gereja dan mengikuti rangkaian ibadah melalui live streaming serta mencuci tangan dan menjaga jarak aman saat berinteraksi.

“Mari kita saling menguatkan dalam menghadapi persoalan ini,” katanya.

Hingga hari ini, Minggu, 29 Maret, tercatat 1.285 kasus COVID-19 di Indonesia, di mana ada penambahan 130 kasus baru hari ini.

Sementara jumlah yang meninggal sudah mencapai 114 orang. Yang dinyatakan sembuh adalah 64 orang.