Kardinal Philippe Ouédraogo. (Foto: ACI Group/CNA)

Katoliknews.com – Kardinal Philippe Ouédraogo dari Burkina Faso dinyatakan positif mengidap virus corona, demikian menurut pernyataan keuskupan agungnya Selasa, 31 Maret 2020.

Dia adalah kardinal kedua yang diketahui positif mengidap virus tersebut, yang sekarang menjadi pandemi global.

Ouédraogo, 75, telah dirawat di klinik di ibukota Burkina Faso, Ouagadougou, demikian menurut Catholic News Agency.

Dia “dalam kondisi baik dan orang-orang dekatnya dilaporkan melakukan isolasi diri sendiri,” kata juru bicara Konferensi Waligereja Burkina Faso, Pastor Paul Dah kepada ACI Afrika.

Kardinal Ouédraogo adalah Ketua Konferensi Uskup Benua Afrika, yang dikenal dengan SECAM. Dia terpilih untuk jabatan itu pada Juli 2019.

Dia telah menjadi Uskup Agung Ouagadougou di Burkina Faso selama sepuluh tahun, dan diangkat menjadi kardinal oleh Paus Fransiskus pada 2014.

Ouédraogo adalah uskup kedua dari Burkina Faso yang diketahui positif Covid-19, ketika negara-negara di Afrika menerapkan penguncian dan pembatasan untuk memperlambat penyebaran virus di seluruh benua.

Uskup Burkina Faso lainnya, Uskup Agung Emeritus Séraphin François Rouamba dari Koupela, dinyatakan positif Covid-19 setelah dirawat di klinik Our Lady of Peace pada 19 Maret.

Uskup agung berusia 78 tahun itu telah dipindahkan ke rumah sakit lain dan dilaporkan dalam kondisi stabil, menurut pernyataan 25 Maret dari Uskup Laurent Birfuore Dabire dari Dori, Burkina Faso.

Burkina Faso menjadi daerah penyebaran virus corona terparah yang terdokumentasi di Afrika Barat, dengan 249 kasus pada 31 Maret.

Virus corona telah menyebar ke 47 negara di benua Afrika, menurut Pusat Pengawasan Penyakit Afrika.

Di Afrika Utara, Mesir, Aljazair, dan Maroko masing-masing memiliki lebih dari 500 kasus yang terdokumentasi dan pemerintah Afrika Selatan telah melaporkan lebih dari 1.300 kasus.

Tiga negara bagian Nigeria memulai lockdown dua minggu yang dimulai  minggu ini untuk memerangi penyebaran virus, termasuk Lagos, kota terpadat di Afrika dengan lebih dari 20 juta orang.

Zimbabwe dan Mauritius juga telah menerapkan lockdown nasional, dan para uskup di Sudan Selatan dan Zimbabwe telah menangguhkan Misa publik.

Kardinal Angelo De Donatis, vikjen Keuskupan Roma, dinyatakan positif virus corona pada 30 Maret.

Para uskup lain di Italia, Prancis, Cina, dan Amerika Serikat juga dinyatakan positif Covid-19, dan Uskup Angelo Moreschi, 67, meninggal di kota Brescia Italia pada 25 Maret setelah tertular virus corona.