Presiden FABC, Kardinal Charles Maung Bo dari Myanmar bersalaman dengan Paus Fransiskus di Myanmar pada 2017. FABC menunda pertemuan mereka karena pandemi Covid-19. (Foto: Vaticannews.va)

Katoliknews.comSebuah konferensi umum Federasi Konferensi Waligereja Asia (Federation of Asian Bishops Conference, FABC) yang rencananya digelar pada November mendatang di Thailand dipastikan batal karena pandemi virus corona yang kini menimpa berbagai negara, termasuk Asia.

Dalam suratnya tertanggal 2 April 2020, FABC mengatakan, belum menentukan tanggal pasti terkait kapan pertemuan itu akan digelar, mengingat situasi saat ini yang belum menentu.

FABC juga memutuskan bahwa pertemuan komite pusat yang awalnya diagendakan berlangsung pada bulan Juni juga ditunda.

“Sebagian besar negara kita di Asia dikunci,” demikian menurut surat itu, yang ditandatangani oleh Ketua FABC, Kardinal Charles Maung Bo dari Yangon dan penyelenggara konferensi tahun ini, Kardinal Oswald Gracias dari Bombay.

Di tengah situasi saat ini, kata mereka, “kita mengalami ketergantungan yang lebih besar kepada Allah dan iman kita diperkuat.”

“Kami yakin bahwa kita semua akan keluar dari krisis ini dengan rasa religiusitas yang lebih dalam,” bunyi surat itu, seperti dilansir LiCAS.news.

Terlepas dari kendala yang ditimbulkan oleh darurat kesehatan di kawasan Asia, beberapa perencanaan FABC dan pertemuan regional untuk pertemuan umum itu sudah diadakan.

“Banyak refleksi dan diskusi telah dilakukan,” kata mereka.

“Meskipun baru-baru ini kami tidak dapat melakukan perjalanan, kami telah melakukan kontak melalui konferensi video.”

FABC mencatat bahwa “situasinya tidak stabil, dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok.”

Mereka menyatakan optimisme, bahwa, kegiatan di masa mendatang akan bisa dilaksanakan “ketika keadaan sudah kembali normal.”

Federasi ini menandai peringatan 50 tahun pendiriannya tahun ini.

Pembentukan FABC diadakan pada pertemuan bersejarah 180 uskup Katolik Asia di Manila pada waktu kunjungan Paus Paulus VI pada November 1970.

Badan pengurus federasi adalah pleno atau sidang umum, yang diadakan empat tahun sekali dengan kehadiran presiden dan delegasi resmi dari setiap konferensi anggota.