Ketua PK Komcab Kupang, Yuvensius Tukung. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Pemuda Katolik (PK) Komcab Kupang siap menjadi penyalur bantuan dari donator untuk warga yang terkena dampak Covid-19 di daerah tersebut.

Saat berbicara kepada Katoliknews.com Kamis 23 April 2020, Ketua PK Komcab Kupang, Yuvensius Tukung mengatakan, para donator yang ingin menyumbang bisa menghubungi pihaknya.

“PK siap jemput dan antar ke warga yang memerlukannya dan akan didokumentasikan saat penyerahan bantuan tersebut lalu kami akan buat laporan,” kata Anggota DPRD Kota Kupang tersebut.

Yuvens juga menjamin bahwa bantuan yang mereka salurkan tepat sasaran karena melalui tahapan survei dan diprioritaskan kepada warga yang belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali.

“Warga yang menjadi sasaran bantuan itu antara lain para tukang bangunan, buruh dan sejumlah karyawan yang dirumahkan sejak merebaknya virus corona di Indonesia. Kami akan pertanggungjawabkan secata terbuka melalui Satuan Tugas (SATGAS) yang sudah dibentuk.” jelasnya.

Menurut Yuvens, PK bersedia menjadi penyalur bantuan karena sebenarnya banyak orang memiliki kepedulian atas situasi dan kondisi yang sedang terjadi, hanya saja mereka tidak memiliki waktu untuk memberikan bantuan.

Sebelumnya, PK sudah menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga di sejumlah daerah di Kupang. Dalam aksi sosial tersebut mereka bekerjasama dengan organisasi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Kupang.

“Sejauh ini baru 2 kecamatan yaitu Kecamatan Oebobo dan Kecamatan Kelapa Lima dari 6 kecamatan lain di kota kupang,” jelasnya.

Namun sumbangan mereka di dua kecamatan tersebut belum menyentuh seluruh kelurahan karena keterbatasan modal.

Menurut Yuvens, dana sumbangan saat itu hanya bersumber dari kas PK Komcab Kupang dan dana sukarela pengurus, senior dan alumni.

“Kita belum dapat dari pemerintah atau donator,” jelasnya.

Sementara itu, terkait krisis Covid-19, Yuvens mengimbau warga Kupang untuk bekerjasama dengan pemerintah melawan penyebaran virus yang menyerang pernapasan ini.

“Marilah kita bahu membahu dengan cara kita masing-masing, menjaga diri agar tetap sehat, dengan tinggal di rumah saja, hindari  kerumunan, dan atau taat pada arahan atau anjuran pemerintah,” katanya.

Ia melanjutkan, “mari kita saling menolong satu sama lain khususnya kepada saudara kita merasakan imbas dari wabah ini.”

Sejauh ini, pasein Covid-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah satu orang. Namun menurut pengakuan Kepala Dinas kesehatan Provinsi NTT, Dominggu Minggu Mere, pasien tersebut telah sembuh.

“Pasien 01 tersebut setelah mengikuti protokol perawatan penatalaksanaan pasien covid-19 di RSUD WZ Johannes Kupang akhirnya sembuh,” ujar Mere seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat 24 April 2020.