Uskup Joseph Zhu Baoyu. (Foto: Asianews.it)

Katoliknews.comUskup Joseph Zhu Baoyu dari Keuskupan Nanyang, yang diyakini sebagai orang tertua di dunia yang sembuh dari Covid-19 ketika ia pulih pada Februari telah meninggal dunia.

Mengutip sumber dari keuskupan itu, UCA News, media Katolik Asia melaporkan bahwa uskup itu meninggal saat ia sedang tidur pada Kamis, 7 Mei 2020.

Pemakamannya sudah dilakukan pada Sabtu kemarin, di mana ibadahnya dipimpin oleh penggantinya, Uskup Pietro Jin Lugang.

Pihak berwenang China telah melarang orang asing menghadiri pemakaman itu sebagai langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19, kata para pejabat kepada UCA News.

Uskup Zhu didiagnosis menderita pneumonia pada 3 Februari dan dirawat di rumah sakit pusat di Nanyang di Cina barat daya. Dia kemudian dinyatakan positif Covid-19.

BACA: Uskup Lansia di China Sudah Sembuh dari Virus Corona

Ketika dia meninggalkan rumah sakit pada 14 Februari, dia dilaporkan menjadi orang tertua yang pulih dari Covid-19.

Uskup itu juga menderita detak jantung yang tidak teratur dan gangguan paru-paru.

Penggantinya, Uskup Jin, adalah uskup bawah tanah pertama yang diterima secara terbuka oleh pemerintah China setelah perjanjian China-Vatikan pada September 2018 tentang pengangkatan para uskup.

Setelah kematian Uskup Zhu, Uskup Jin secara otomatis menggantikannya sebagai uskup yang diakui oleh negara dan Vatikan.

Uskup Zhu menjalani kehidupan pensiunan di sebuah biara di keuskupan di bawah asuhan para suster.

Pastor Sergio Ticozzi, yang kenal dengan Uskup Zhu selama bertahun-tahun, mengatakan kepada UCA News bahwa seorang biarawati memberitahunya bahwa bahkan pada hari sebelum kematiannya, uskup berdoa doa dengan para suster dan memberkati mereka.

Pastor Ticozzi, seorang misionaris dari Institut Kepausan untuk Misi-Misi Asing, mengatakan bahwa Uskup Zhu berada di kursi roda ketika ia kunjungi dua tahun lalu.

Imam itu mengatakan Uskup Zhu adalah orang yang “membumi dan rendah hati”. Ketika kesehatannya membaik, ia biasa berjalan kaki dan naik angkutan umum untuk mengunjungi umat.

Dia sangat aktif dalam karya pastoral, kata imam itu.

Beberapa umat paroki yang mengunjungi Uskup Zhu dalam beberapa tahun terakhir mengatakan kepada UCA News bahwa uskup itu menikmati makanan sederhana dan hidup dengan fasilitas minimal.

Uskup Zhu lahir pada 2 Juli 1921 di Pushan, kota Nanyang. Ayahnya meninggal ketika dia berusia enam tahun. Dia tumbuh di panti asuhan dan dibaptis pada usia delapan tahun.

Dia ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1957 oleh Uskup Fan Xueyan dari Keuskupan Baoding di Hebei.

Uskup Zhu dipenjara oleh otoritas komunis dan mengalami apa yang disebut “reformasi melalui kerja keras” selama hampir 20 tahun.

Dia diam-diam ditahbiskan sebagai Uskup Koajutor Keuskupan Nanyang dalam usia 73 tahun pada 19 Maret 1995.

Uskup Zhu diangkat menjadi uskup Nanyang pada 21 November 2002, saat ia berusia 81 tahun.

Paus Benediktus XVI menerima pengunduran dirinya pada tahun 2010.