Berita Terkait Gereja Katolik
Sabtu, 10 Juni 2023
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Terkait Gereja Katolik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Nusantara

Wiranto Ditusuk Teroris, NU: Itu Tindakan Biadab, Jauh dari Agama

10 Oktober 2019
in Nusantara
0
Wiranto Ditusuk Teroris, NU: Itu Tindakan Biadab, Jauh dari Agama

Menkopolhukam, Wiranto digotong ke dalam mobil setelah ditusuk saat berkunjung ke Menes, Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019. (ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki)

Katoliknews.com – Menanggapi kasus penusukan Wiranto, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, pimpinan organisasi Muslim terbesar Nahdlatul Ulama menyebutnya sebagai hal yang biadab.

“Ini tindakan yang biadab, jahiliyah, jauh dari agama, jauh dari norma dan jauh dari akhlakul karimah,” kata KH Said Aqil Siroj, Ketua Pengurus Besar NU, Kamis, 10 Oktober 2019.

Ia menyatakan, atas nama seluruh keluarga NU mengutuk dan mengecam peristiwa tersebut.

Wiranto ditusuk dengan senjata tajam oleh seorang pria di Pandeglang, Banten pada Kamis pagi sekitar pukul 11.50.

BacaJuga

Keuskupan Timika Kritisi Label Teroris untuk KKB di Papua

Imam di Filipina yang Pernah Ditawan Kelompok ISIS Tutup Usia

Kekerasan oleh Boko Haram Kian Mengerikan, Para Uskup di Nigeria Gelar Aksi Unjuk Rasa

Agar Tidak Jadi ‘Virus’ Bagi Masyarakat, Pemerintah Tidak Memulangkan Warga eks ISIS

Ia mengalami luka tusuk di perut bagian kiri, yang membuatnya menjalani perawatan intensif saat ini.

Selain Wiranto, Kapolsek Menes Komisaris Dariyanto juga terluka akibat serangan senjata tajam pelaku.

Pelaku telah ditangkap polisi bersama seorang perempuan yang juga ikut melakukan penyerangan. Mereka disebut bagian dari jaringan ISIS atau JAD.

Wiranto kini sudah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat setelah sebelumnya mendapat perawatan pertama di RS Berkah, Pandeglang.

Kiai Said meminta kepada Polri untuk menindak dengan tegas seluruh jaringan terorisme di manapun berada

“Jangan diberikan kesempatan untuk berbuat sekecil apapun. Sebab, kelompok radikal ada di hampir semua daerah di Indonesia dan bisa berulah kapan dan di mana saja,” katanya dalam sebuah pernyataan yang dilansir NU.or.id.

Ia menegaskan jangan ada kesan negara kalah oleh teroris, jangan ada pembiaran oleh Polri.

Munculnya darurat terorisme, menurut Kiai Said, karena pemerintah terlalu ramah dan melakukan pembiaran kepada kelompok radikal. 

“Oleh karena itu, demi menyelamatkan keutuhan NKRI menyelamatkan seluruh bangsa Indonesia, kepentingan seluruh bangsa Indonesia, maka sekecil apapun mereka harus ditindak sesuai undang-undang. Harus tahu pula siapa di belakang mereka, harus segera ditangkap dan diproses dengan seadil-adilnya,” tegasnya.

Artikel Berikut
Misa dalam Semangat NKRI di Gereja St Theresia Bongsari

Misa dalam Semangat NKRI di Gereja St Theresia Bongsari

Bangun SMAK, Pemkab Mahulu Hendak Perkuat Nilai Katolik

Bangun SMAK, Pemkab Mahulu Hendak Perkuat Nilai Katolik

Komentar

Berita Terkait Gereja Katolik

Katoliknews.com menyajikan berita-berita tentang Gereja Katolik dan hal-hal yang terkait dengannya, baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain.

Artikel Terbaru

  • Gereja Katolik Dorong Solidaritas Nasional untuk Membantu Pengungsi di Indonesia
  • Tujuh Kutipan Kitab Suci yang Menarik untuk Momen Pernikahan Anda

Ikuti Kami

Facebook Twitter Instagram

Tentang Kami

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak

© Katoliknews.com

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2020 Katoliknews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In