Berita Terkait Gereja Katolik
Kamis, 8 Juni 2023
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Terkait Gereja Katolik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Nusantara

Paroki di Karimun Galang Dana Renovasi Gereja di Tengah Penolakan Massa

29 Januari 2020
in Nusantara, Pilihan Editor
0
Paroki di Karimun Galang Dana Renovasi Gereja di Tengah Penolakan Massa

Pastor Kristiono Widodo, Pastor Paroki St Joseph Tanjungbalai, Karimun, Keuskupan Pangkalpinang (tengah) mengatakan, renovasi ini harus dilakukan karena jumlah umat kini mencapai 700 orang, sementara kapasitas gereja hanya bisa menampung 100 orang. (Foto: Youtube Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun)

Katoliknews.com – Di tengah penolakan dari sekelompok massa, pihak Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjungbalai Karimun, Keuskupan Pangkalpinang tetap melanjutkan proses pembangunan dan melakukan penggalangan dana publik.

Albertus Gregory Tan, tokoh muda Katolik yang selama ini giat membantu pembangunan gereja di Indonesia lewat media sosial menulis di Facebook-nya ajakan kepada umat Katolik untuk terlibat mendonasikan sumbangan bagi gereja itu.

Dalam postingan pada Senin 27 Januari 2020 itu, Greg menulis bahwa gerakan penggalangan dana ini dinamakan ‘Gerakan 10 Ribu Kasih untuk Joseph’.

Ia juga menargetkan penggalangan dana ini bisa mencapai 3 miliar rupiah.

BacaJuga

Ini Enam Butir Kesepakatan Terkait Polemik Gereja St. Joseph Karimun

Kasus Gereja di Karimun: Jokowi Sebut Ada Intoleransi, Kemenag Klaim Hanya Soal IMB

PGI Ikut Prihatin dengan Tudingan Penistaan Agama Bagi Pengurus Gereja di Karimun

Panitia Pembanguan Gereja di Karimun Dilapor ke Polisi dengan Tudingan Hina Umat Islam

“Gereja tersebut membutuhkan dana sebesar 14 miliar,” kata Greg saat dihubungi Katoliknews.com, Selasa 28 Januari.

Renovasi Total

Bangunan gereja lama di paroki tersebut berdiri pada tahun 1928 dan diresmikan pada 1935.

Romo Kristiono Widodo, pastor paroki menagatakan dalam sebuah video yang diungggah di akun Youtube resmi paroki bahwa sejak itu gereja mereka belum pernah direnovasi total.

Ia menjelaskan, renovasi ini harus dilakukan karena jumlah umat kini mencapai 700 orang, sementara kapasitas gereja hanya bisa menampung 100 orang.

“Selama ini jemaah beribadat hingga ke areal atap tambahan di samping gereja, area parkiran, di sekitar tembok hingga keluar pagar tanpa atap sehingga umat beribadat sambil berdiri tanpa beraturan,” katanya dalam video tersebut.

Ia menambahkan, umat yang tidak mendapat tempat duduk di dalam gereja saat beribadat juga selalu kepanasan dan terganggu dengan kebisingan kendaraan yang melintas di dekat gereja.

Dengan keadaan itu, Pastor Kristiono mengaku bersyukur atas keluarnya Izin mendirikan Bangunan (IMB) oleh Pemerintah Daerah Karimun pada 2 Okober 2019.

“Perjuangan mendapatkan IMB tersebut sejak 8 tahun lalu,” jelasnya.

 

Di bagian akhir video tersebut, Pastor Kristiono lantas mengajak semua orang Katolik untuk ikut berpartisipasi membantu.

“Terima kasih atas segala perhatian dan kemurahan hati anda untuk memberikan perhatian untuk gereja Santo Joseph. Tuhan memberkati,” tutupnya.

Penolakan

Gereja paroki ini memenuhi ruang pemberitaan berbagai media selama dua pekan terakhir menyusul adanya protes dari sekelompok warga yang mengatasnamakan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB).

Mereka menolak pembangunan gereja itu dan mendesak pemerintah mencabut kembali IMB. Ada juga warga lain yang sudah melayangkan gugatan terhadap IMB itu ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

Terkait hal itu, Greg meyakini IMB itu tidak akan dicabut karena semua izin sudah diurus sesuai prosedur.

“Jadi seharusnya tidak akan dicabut IMB-nya dan pembangunan bisa terus berjalan,” katanya.

Sebelumnya, Romesko Purba, Ketua Koordinator Humas, IT dan Publikasi Panitia Pembangunan Gereja itu membantah berbagai tudingan massa yang menolak pembanguan Gereja.

“Kami sudah mengikuti regulasi yang diatur di negara ini, mengikuti norma-norma, kearifan lokal,” tegasnya.

Artikel Berikut
Paus Fransiskus Berdoa Bagi Korban Virus Corona

Caritas Asia Akan Bahas Upaya Menghadapi Wabah Virus Corona

Karya Imam di Pelosok Flores Akan Tayang di Bioskop

Film “Semesta” Mulai Tayang di Bioskop, Apa Pertimbangan Produser Mengangkat Sosok Imam Asal Flores?

Komentar

Berita Terkait Gereja Katolik

Katoliknews.com menyajikan berita-berita tentang Gereja Katolik dan hal-hal yang terkait dengannya, baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain.

Artikel Terbaru

  • Tujuh Kutipan Kitab Suci yang Menarik untuk Momen Pernikahan Anda
  • Paroki St. Michael Beanio Gelar Kursus Persiapan Perkawinan Katolik, Diikuti Puluhan Pasangan

Ikuti Kami

Facebook Twitter Instagram

Tentang Kami

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak

© Katoliknews.com

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2020 Katoliknews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In