Berita Terkait Gereja Katolik
Senin, 29 Mei 2023
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Terkait Gereja Katolik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Antaragama

Tokoh Muslim: Romo Magnis Mengembalikan Fungsi Agama Sebagai Sumber Nilai Luhur

30 November 2016
in Antaragama, Headline, Nusantara, Pilihan Editor
0
Tokoh Muslim: Romo Magnis Mengembalikan Fungsi Agama Sebagai Sumber Nilai Luhur

Ahmad Nurcholish, salah satu inteletual Muslim yang dikenal moderat. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Ahmad Nurcholish, seorang intelektual Muslim menyebut Romo Franz Magnis-Suseno S – , imam yang pada pekan lalu mendapat penghargaan karena komitmennya dalam dialog antaragama –  sebagai sosok penting bagi Indonesia.

Ia pun menyebut Romo Magnis sangat layak mendapatkan penghargaan Matteo Ricci I Award itu yang diberikan oleh Universitas Sacro Cuore di Milan, Italia pada Senin, 21 November lalu.

“Kiprahnya bagi kemanusiaan memang sangat nyata, terutama melalui tulisan-tulisannya yang memperkaya perspektif,” kata Nurcholis sebagaimana dilansir Ucanews.com.

“Dalam isu-isu kontemporer, ia juga kerap melontarkan kritik sosial, khususnya terkait radikalisasi agama dan intoleransi,” katanya.

BacaJuga

Pastor Katolik Jadi Saksi Ahli dalam Kasus Sambo

Romo Magnis: Solidaritas dan Tertib, Kunci Hadapi Pandemi Covid-19

Romo Magnis Dukung Pengungkapan Kasus Pelecehan Seksual dalam Gereja 

Romo Magnis Berharap Jokowi Tegas Terhadap Intoleransi

Menurut Nurcholish, Magnis hendak mengembalikan fungsi agama sebagai sumber nilai luhur yang membuat penganutnya bisa selalu mengasihi sesama, tanpa melihat latar belakang suku maupun agama.

“Hidupnya juga sangat sederhana, rendah hati dan selalu terbuka bagi siapa saja,” katanya.

Sementara itu, Pendeta Palti Panjaitan, ketua Solidaritas Korban Tindak Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkepercayaan (Sobat KBB) menyebut Romo Magnis sebagai sosok yang melampaui sekat-sekat identitas.

“Ia tidak berpikir dan bertindak sektarian. Ia sosok yang sudah diterima semua orang karena ia berjuang untuk kepentingan semua,” katanya.

Ia juga menyebutnya sebagai “filsuf yang kritis dan memberi pencerahan.”

Romo Magnis dikenal sebagai Profesor Emeritus di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, di mana ia pernah menjadi rektor di kampus itu pada 1988-1998.

Imam ini lahir di Jerman dan datang ke Indonesia tahun 1961. Tahun 1977, ia mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia.

Hingga kini ia menulis 39 buku dan 600 artikel, dengan fokus pada tema-tema etika, filsafat politik dan filsafat ketuhanan.

Ia aktif terlibat dalam dialog antaragama dan seringkali menjadi anggota delegasi resmi pemerintah Indonesia dalam acara dialog di negara lain.

Katoliknews

Artikel Berikut
Akun Facebook Provokator Isu Agama Catut Foto Pastor

Akun Facebook Provokator Isu Agama Catut Foto Pastor

Romo Benny: Elit Politik Jangan Provokatif

Pastor dan Pendeta Jangan Masuk Wilayah Politik Praktis

Komentar

Berita Terkait Gereja Katolik

Katoliknews.com menyajikan berita-berita tentang Gereja Katolik dan hal-hal yang terkait dengannya, baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain.

Artikel Terbaru

  • Tujuh Kutipan Kitab Suci yang Menarik untuk Momen Pernikahan Anda
  • Paroki St. Michael Beanio Gelar Kursus Persiapan Perkawinan Katolik, Diikuti Puluhan Pasangan

Ikuti Kami

Facebook Twitter Instagram

Tentang Kami

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak

© Katoliknews.com

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2020 Katoliknews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In