Berita Terkait Gereja Katolik
Sabtu, 13 Mei 2023
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Terkait Gereja Katolik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Nusantara

Menko PMK: Sertifikasi Pranikah Mirip Seperti yang Dipraktekkan dalam Gereja Katolik

15 November 2019
in Nusantara, Pilihan Editor
0
Menko PMK: Sertifikasi Pranikah Mirip Seperti yang Dipraktekkan dalam Gereja Katolik

Ilustrasi. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, sertifikasi pranikah adalah program pembelajaran sebelum menikah yang modelnya mirip seperti yang dipraktekkan oleh Gereja Katolik, juga di Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang juga sudah melakukan hal serupa.

Ia menyatakan program ini akan memastikan calon pengantin telah cukup pengetahuan dan pemahaman tentang berumah tangga, termasuk pengetahuan soal reproduksi dan kondisi yang berbahaya buat anak, seperti stunting.

“Misalnya dia harus dibekali tentang ekonomi keluarga atau ekonomi kerumahtanggaan. Kemudian masalah kesehatan, kesehatan reproduksi terutama agar bisa menyiapkan anak-anak yang nanti akan menjadi generasi penerus bangsa ini, harus lebih berkualitas. Itu saja,” kata Muhadjir di Jakarta, Kamis, 14 November 2019.

“(Dengan) sertifikat itu harus dipastikan bahwa setiap calon pasangan pengantin muda, dibekali pengetahuan dan pemahaman yang sangat cukup sebelum dia menikah,” tambahnya.

BacaJuga

Pemerintah Akan Segera Teken MoU Terkait Aturan Sertifikasi Pranikah

Ia menyatakan, model persiapan demikian sudah dilakukan, termasuk oleh Gereja Katolik – yang disebut sebagai Kursus Persiapan Perkawinan.

Ia juga mengaku sudah bertanya-tanya tentang hal tersebut.

“Itu sebetulnya tidak hanya Katolik, komunitas tertentu seperti Muhammadiyah dan NU juga sudah melakukan. Tapi saya mau, harus lebih masif, sifatnya harus wajib,” katanya.

Terkait apakah perlu ada sertifikat atau tidak, kata dia, itu hanyalah terkait teknis.

pengetahuan soal reproduksi dan kondisi yang berbahaya buat anak, seperti stunting.

Muhadjir menargetkan sertifikasi pernikahan ini bisa diimplementasikan pada 2020.

Mantan Mendikbud ini bakal mematangkan dulu wacana ini bersama Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan.

Artikel Berikut
KWI Akan Gelar Konferensi untuk Sekolah-sekolah Katolik

KWI Akan Gelar Konferensi untuk Sekolah-sekolah Katolik

Aktivis Katolik di Vietnam Dipenjara Karena Ungggahan di Facebook

Aktivis Katolik di Vietnam Dipenjara Karena Ungggahan di Facebook

Komentar

Berita Terkait Gereja Katolik

Katoliknews.com menyajikan berita-berita tentang Gereja Katolik dan hal-hal yang terkait dengannya, baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain.

Artikel Terbaru

  • Paus Fransiskus Memasukkan 21 Martir dari Gereja Ortodoks Koptik dalam Daftar Orang Kudus Katolik
  • Pastor Edmund Prier SJ, Tokoh Musik Liturgi Gereja Dapat Gelar Doktor Honoris Causa dari ISI Yogyakarta

Ikuti Kami

Facebook Twitter Instagram

Tentang Kami

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak

© Katoliknews.com

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2020 Katoliknews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In