Berita Terkait Gereja Katolik
Senin, 5 Juni 2023
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Terkait Gereja Katolik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Dunia

Situasi Uskup Agung di Bangladesh yang Terpapar COVID-19 Sudah Membaik

26 Juni 2020
in Dunia, Headline
0
Positif COVID-19 dan Sedang Kritis, Uskup Agung di Bangladesh Minta Didoakan

Uskup Agung Chittagong, Mgr Moses Costa tercatat sebagai anggota pertama dari kalangan klerus di negara Asia bagian selatan itu yang terinfeksi COVID-19. (Foto: Vaticannews.va)

Katoliknews.com – Situasi Uskup Agung Moses Costa dari Keuskupan Agung Chittagong di Bangladesh dikabarkan sudah membaik setelah beberapa waktu lalu dinyatakan positif COVID-19.

Uskup Rajshah, Mgr. Gervas Rozario mengatakan, “kami sekarang sudah mulai lega” menyusul adanya perkembangan terbaru ini.

“Terima kasih Tuhan,” katanya seperti dilansir Asia News.

Ia menjelaskan, dari hasil beberapa kali tes, uskup agung itu dinyatakan sudah negatif COVID-19.

BacaJuga

Menko PMK: KVKI Bentuk Peran Gereja Menjawab Tantangan Bangsa

9 Suster di Sebuah Biara di Filipina Meninggal Karena Covid

Uskup Mandagi: Kalau Anda Tidak Mau Divaksin, Anda Berdosa

Paus Fransiskus: Manusia Bersahabat dengan Vaksin

Uskup Agung Costa dinyatakan positif terinfeksi penyakit yang menjadi pandemi global ini pada tanggal 15 Juni dan dirawat di Rumah Sakit Square.

BACA JUGA: Positif COVID-19 dan Sedang Kritis, Uskup Agung di Bangladesh Minta Didoakan

Uskup agung berusia 70 tahun ini tercatat sebagai anggota klerus pertama di Bangladesh yang terinfeksi COVID-19.

Ia tercatat sebagai Sekretaris Jenderal dan Ketua Komisi Kesehatan Konferensi Waligereja Bangladesh.

Ia memimpin Keuskupan Chittagong pada tahun 2011 dan menjadi uskup agung ketika Paus Fransiskus menetapkan Chittagong, yang dikenal sebagai tempat lahirnya Agama Katolik di Bangladesh, menjadi sebuah keuskupan agung pada tahun 2017.

Sebelumnya, ia melayani sebagai Uskup Dinajpur dari tahun 1996 hingga 2011.

Bangladesh mencabut penutupan pada 31 Mei dan sejak itu, semua keuskupan, kecuali Chittagong membuka gereja untuk ibadah publik, termasuk Misa.

Staf dan rohaniwan Keuskupan Agung Chittagong telah disarankan untuk tinggal di rumah dan melakukan isolasi mandiri.

Chittagong, pusat keuangan Bangladesh dan kota terbesar kedua, telah mengalami peningkatan yang cepat dalam jumlah kasus COVID-19 selama beberapa pekan terakhir.

Artikel Berikut
Vatikan Kabulkan Permohonan Undur Diri Uskup Purwokerto, Mgr Sunarka

Uskup Emeritus Purwokerto, Mgr Julianus Kema Sunarka, SJ Tutup Usia

Melawan Kebaikan yang Pura-pura!

Melawan Kebaikan yang Pura-pura!

Komentar

Berita Terkait Gereja Katolik

Katoliknews.com menyajikan berita-berita tentang Gereja Katolik dan hal-hal yang terkait dengannya, baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain.

Artikel Terbaru

  • Tujuh Kutipan Kitab Suci yang Menarik untuk Momen Pernikahan Anda
  • Paroki St. Michael Beanio Gelar Kursus Persiapan Perkawinan Katolik, Diikuti Puluhan Pasangan

Ikuti Kami

Facebook Twitter Instagram

Tentang Kami

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak

© Katoliknews.com

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2020 Katoliknews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In