Berita Terkait Gereja Katolik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Terkait Gereja Katolik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Nusantara

Susan Binsasi: Perusakan Patung di Gereja Klaten Ulah Merusak Kedamaian

15 Agustus 2016
in Nusantara
0
Susan Binsasi: Perusakan Patung di Gereja Klaten Ulah Merusak Kedamaian

Direktur Pemberdayaan Perempuan Vox Point Indonesia (VPI) Susan Binsasi Sarumaha

Katoliknews.com – Direktur Pemberdayaan Perempuan Vox Point Indonesia (VPI), Susan Binsasi Sarumaha ikut mengomentari peristiwa perusakan Patung Yesus dan Maria di Gereja Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun, Klaten.

Sebagaimana diketahui peristiwa yang dilakukan oleh orang tak dikenal tersebut terjadi pada Selasa, 9 Agustus lalu, di mana Patung Yesus dirusak, sementara Patung Maria dibuang ke sungai.

Susan mengatakan, perusakan tersebut adalah ulah orang-orang tertentu yang ingin merusak kedamaian dan toleransi di Klaten.

“Mereka yang melakukan ini bermaksud untuk mengacaukan keamaman dan memecah-belah umat beragama di Klaten,” kata Susan kepada Katoliknews.com, Minggu, 14 Agustus 2016.

BacaJuga

Jokowi kepada para Kepala Daerah: Orang Katolik Punya Hak untuk Beribadah

Sambut HAKTP dan Sikapi Terorisme di Sigi, Wanita Katolik: Tidak Ada Toleransi terhadap Radikalisme dan Terorisme

Buka Rakernas PMKRI, Jokowi Minta Generasi Muda Jaga Persatuan Bangsa

JK Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Bahas Zayed Award for Human Fraternity

Oleh karena itu, kata dia, meski menimpa gereja, kejadian ini mesti menjadi tanggung jawab bersama.

“Insiden ini bukan hanya tanggung jawab umat Katolik saja, tapi seluruh masyarakat Indonesia karena terkait kedamaian bersama, toleransi dan pluralisme,” lanjutnya.

Sementara itu, Susan mengatakan bahwa peristiwa ini juga mesti menjadi renungan bagi umat Katolik, agar bisa membangun relasi yang baik dengan masyarakat sekitar.

“Umat Katolik tidak boleh menutup diri dari lingkungan, tapi harus mampu menjalin relasi dengan umat dari agama lain, misalnya dengan cara terlibat dalam kegiatan sosial,” ujarnya.

Hal tersebut, lanjut dia, bisa memperkuat akar keamanan dan kedamaian dalam masyarakat.

VPI adalah sebuah Perhimpunan para Awam Katolik yang peduli soal-soal Sosial-Politik Kemasyarakatan di Indonesia.

Mereka juga bakal mengkaji tentang toleransi dan pluralisme di Indonesia, yang bakal digelar pada 10 September mendatang.

Roby Sukur/Katoliknews

Artikel Berikut
Uskup Ruteng Resmikan Gereja Paroki Kisol

Misa HUT RI Ke-71, Uskup Ruteng: ‘Kita Belum Merdeka’

OMK Paroki St Paskalis Perdalam Kesadaran Merawat Alam

OMK Paroki St Paskalis Perdalam Kesadaran Merawat Alam

Komentar

Berita Terkait Gereja Katolik

Katoliknews.com menyajikan berita-berita tentang Gereja Katolik dan hal-hal yang terkait dengannya, baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain.

Artikel Terbaru

  • Tujuh Kutipan Kitab Suci yang Menarik untuk Momen Pernikahan Anda
  • Paroki St. Michael Beanio Gelar Kursus Persiapan Perkawinan Katolik, Diikuti Puluhan Pasangan

Ikuti Kami

Facebook Twitter Instagram

Tentang Kami

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak

© Katoliknews.com

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2020 Katoliknews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In