Kegiatan Dialog Kebangsaan Pemuda Katolik Pangkalpinang dan GP Ansor, Jumat, 1 Juni 2018. (Foto: Bangka Pos)

Memperingati hari Lahir Pancasila, Jumat, 1 Juni 2018 Pemuda Katolik Pangkalpinang bersama GP Ansor menggelar diskusi untuk memperdalam nilai-nilai luhur Pancasila.

Kegiatan yang dipusatkan di Panti Asuhan Anak Baitirrahmah Annur Paritlalang juga diisi dengan buka puasa serta pemberian santunan untuk penghuni Panti Asuhan Anak. Sebelumnya ratusan pemuda katolik dan GP Ansor membagikan takjil di lampu merah Ramayana.

Sebagaiman dikutip Bangka Pos, Pastor Hendra dalam arahannya mengingatkan peserta untuk menyadari bahwa Pancasila merupakan anugerah Tuhan yang harus dijaga dan dipertahankan dengan mengamalkan nilai-nilai luhurnya.

“Pancasila itu anugerah. Maka tugas kita membagikan anugerah atau rahmat Tuhan kepada sesama dengan menyebarkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila menjadi sumber dan pandangan hidup kita untuk terus merawat kebhinekaan,” harap Pastor Hendra, Sabtu, 2 Juni 2018.

Ketua GP Ansor Babel, Masmuni menegaskan Pancasila itu sudah final.

Tugas pemuda katolik dan GP Ansor bersama seluruh elemen masyarakat adalah untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila, menghayati dan melaksanakan.

“Mari kita tetap bekerja sama merawat kebhinekaan,” harap Masmuni.

Ketua Pemuda Katolik Pangkalpinang, Gunawan Tjen menjelaskan komitmen kebangsaan yang dibangun bertetapan dengan peringatan Hari Lahirnya Pancasila.

“Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, kiranya melahirkan kita untuk kembali berpegang teguh dan berpedoman sungguh pada nilai-nilai luhur Pancasila, sebagai dasar dan pandangan hidup kita,” ungkap Gunawan.

Menurut Gunawan, kegiatan berbagi takjil, berbagi kasih dengan adik-adik panti asuhan, dialog kebangsaan dan berbuka puasa bersama telah membuktikan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila telah diwujudnyatakan dalam pikiran dan perkataan dan perbuatan.

Ari D

Komentar