Paus Fransiskus (Foto: Dutaitalian).

Paus Fransiskus mengatakan bahwa homoseksualitas dalam dunia biarawan adalah ‘masalah serius’ dan ‘mengkhawatirkan’.

Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan seorang imam di Spanyol, Pastor Fernando Prado belum lama ini. Isi wawancara tersebut kemudian akan dirangkum dalam sebuah buku bertajuk ‘The Strength of Vocation’ oleh Pastor Fernando, dan bakal dirilis pada pekan depan.

Seperti dilansir dari laman harian Italia, Corriere della Sera, Sabtu (1/12) lalu, Paus menyebut homoseksualitas adalah sesuatu yang ‘modis’ (fashionable) dan menyerukan para imam untuk setia pada sumpah selibat mereka.

“Masalah homoseksualitas adalah masalah yang sangat serius,” kata Paus Fransiskus.

Lantas, kata dia, mereka yang bertanggung jawab dalam mendidik para calon imam harus memastikan yang terpilih sudah ‘dewasa dan matang secara emosional’ sebelum ditahbiskan.

“Untuk alasan ini, Gereja mendesak agar orang-orang dengan kecenderungan yang sudah berakar ini tidak diterima dalam layanan keagamaan atau hidup yang dikuduskan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, hal tersebut juga berlaku untuk perempuan yang ingin menjadi biarawati.

“Di masyarakat kita, tampaknya homoseksualitas bahkan merupakan sesuatu yang modis (fashionable). Dan mentalitas ini, dengan satu dan lain cara, juga memengaruhi kehidupan Gereja,” lanjutnya.

Uskup asal Argentina itu lalu menegaskan bahwa “tidak ada tempat untuk hal ini” dalam kehidupan para imam dan biarawati.

Sebelumnya, pada tahun 2013, Paus Fransiskus menegaskan kembali posisi Gereja Katolik Roma bahwa perbuatan (seks) homoseksual adalah dosa, tetapi orientasi homoseksual tidak.

“Jika ada seseorang yang gay dan mencari Tuhan dan berniat baik, siapa lah saya ini untuk menghakimi mereka?” katanya kala itu.

Katoliknews

Komentar