Pastor Heuken SJ, Ahli Sejarah Kota Jakarta

Katoliknews – ‘Penulis sejarah kota Jakarta’, sebuah gelar yang sangat melekat dengan nama mendiang Pastor Adolf J Heuken SJ.

Pater Heuken, demikian ia disapa, dikenal sangat dekat oleh masyarakat Jakarta.

Kedekatan itu lantaran ia sangat mengikuti perkembangan Jakarta sejak dahulu. Selain itu, Pastor Heuken menghabiskan sebagian besar umurnya sejak 1963 di Jakarta.

Pada pada Kamis malam, 26 Juli 2019, Pastor Heuken menghembuskan nafas terakhirnya di RS St. Carolus, Jakarta. Ia meninggal di usia 90 tahun.

Dikutip dari Kompas.com, misa requiem atas kepergiannya akan digelar di Kapel Kolese Kanisius pada pukul 19.00 WIB nanti.

Misa Pelepasan di Girisonta adilakukan pada Sabtu, 27 Juli pukul 10.00, dilanjutkan dengan pemakaman.

Pastor Heuken lahir Coestfield, Jerman, 17 Juli 1929.

Sebelum ke Indonesia, ia sempat menyelesaikan sekolah menengah di Gymnasium Johann-Conrad-Schule, Münster, NRW, pada 1950.

Ia kemudian masuk seminari hingga mengabdikan diri di Keuskupan Agung Münster.

Pada tahun 1963 Pastor Heuken mulai bekerja di Indonesia.

Karya Pastor Heuken

Nama Pastor Heuken dikenal masyarakat Betawi dari sejumlah buku hasil karyanya.

Misalnya, Kamus Dwibahasa Indonesia-Jerman yang ditulis bersama ERT Sinaga. Tak hanya itu, ia juga menelurkan buku Jerman-Indonesia, Deutsch-Indonesisch Wörterbuch; juga buku mengenai Tempat-Tempat Bersejarah di Jakarta.

Selain itu, ia juga membuat bibliografi mengenai sejarah Jakarta berjudul ‘Sumber-Sumber Asli Sejarah Jakarta’ dan menulis buku sejarah mengenai gereja dan masjid tua di Jakarta.

Untuk kalangan internal Katolik, ia melahirkan karya Ensiklopedia Katolik dan Jungen für Christus: Ein Buben-Buch yang digarapnya bersama Roman Bleistein.

Selain karya berbentuk tulisan, Pastor Heuken juga pernah menjadi anggota Tim Pertimbagan Penasihat Bangunan Bersejarah dan Pemugaran DKI Jakarta di masa pemerintahan Gubernur Fauzi Bowo.

Saat itu, ia dipilih karena keahliannya dalam hal bangunan-bangunan bersejarah di DKI Jakarta.

Penghargaan

Tahun 2013 silam, ia menerima penghargaan dengan tajuk acara “Adolf Heuken SJ 50 Years of Dedications” di aula Goethe Institut, Jl. Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta.

Selain itu, Pastor Heuken juga menerima penghargaan Das Bundesverdienstkreuz am Bande (Bintang Penghargaan Republik Federal Jerman) pada 25 November 2008 atas jasa-jasanya dalam mengembangkan hubungan Jerman-Indonesia.