Surya Tjandra, Dosen Unika Atma Jaya dan Aktivis Buruh yang Jadi Wakil Menteri Agraria

Surya Tjandra. (Foto: Detik.com)

Katoliknews.com – Presiden Joko Widodo telah menunjuk Surya Tjandra, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATRBPN) pada Jumat, 25 Oktober 2019.

Surya akan mendampingi Sofyan Djalil, Menteri ATR/PBN.

Sebelum dikenal karena terjun ke dunia politik bersama PSI, Surya mengajar di Fakuktas Hukum Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta sejak 2004 dan aktif dalam advokasi isu perburuhan, dengan menjadi Dewan Penasehat Trade Union Right Center (TURC).

Ia juga pernah aktif sebagai pengacara pro bono di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta untuk bidang perburuhan.

Berasal dari Keluarga Sederhana

Dikutip dari laman resmi PSI, Surya yang lahir di Jakarta pada 28 Maret 1971 dibesarkan di keluarga tidak mampu.

Orangtuanya adalah pedagang ayam potong di Pasar Jatinegara, Jakarta.

Masa keci ia lalui di rumah kontrakan dan kerap berpindah-pindah.

Menyadari kondisi sulit tersebut, Surya memasang tekad untuk masuk ke sekolah negeri agar terjangkau biayanya. Ia kemudian  diterima di SMA Negeri 68, Jakarta Pusat, dan selanjutnya diterima di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI).

Dari situlah dia mulai menggeluti dunia hukum, di mana ia kemudian mendapat beasiswa untuk meneruskan pendidikannya di bidang hukum untuk program S2 di Universitas Warwick, Inggris dan program S3 di Universitas Leiden, Belanda.

Setelah lulus, dia memilih bekerja di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Apresiasi dari Sesama Penyandang Disabilitas

Surya adalah penyandang disabilitas.

Penunjukan dirinya sebagai wakil menteri pun mendapat sambutan dari  Ketua Umum Yayasan Disabilitas Mandiri Indonesia (YDMI), Subandi H Bonmat.

“Sangat apresiasi, karena selama ini kan sangat minim difabel di pejabat kementerian sangat minim,” kata Subandi seperti dikutip detik.com.

Subandi berharap, dengan terpilihnya Surya, akses bagi kaum disabilitas akan semakin baik.

Dia menilai belum banyak kementerian yang memiliki akses yang baik bagi disabilitas.

Sementara itu, dalam akun Twitter resmi, PSI memuji Surya sebagai salah satu kader terbaik.

“Inilah salah satu kader terbaik kami, doktor hukum pembela hak buruh, penyandang disabilitas yang pernah jadi 10 besar Capim KPK, Caleg Pilihan Tempo 2019: Dr. Surya Tjandra,” kicau akun @psi_id.

Surya memang pernah ikut dalam seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lolos hingga 10 besar serta masuk kategori caleg pilihan Majalah Tempo pada Pileg April lalu. Surya saat itu maju sebagai caleg dari daerah pemilihan Jawa Timur 5 (Malang Raya).

Grace Natalie, Ketua Umum PSI mengatakan, partainya akan mendukung sepenuhnya kiprah Surya.

“Terima kasih Pak Jokowi atas kepercayaan kepada salah seorang kader terbaik PSI. Kami akan membantu sekuat tenaga,” ujar Grace.