Tanam Pohon di Hutan yang Terbakar, Cara PMKRI Ruteng Sambut Peringatan Sumpah Pemuda

Dalam foto ini, tampak anggota PMKRI Ruteng sedang menanam pohon di Nggolong Tede pada Minggu petang, 27 Oktober 2019. (Foto: Mediaindonesia.com)

Katoliknews.comAnggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur memilih melakukan kegiatan penanaman pohon untuk menyambut peringatan Sumpah Pemuda ke-91 hari ini, Senin 28 Oktober 2019.

Pada Minggu sore, 27 Oktober mereka melakukan kegiatan reboisasi itu di hutan lindung Nggolong Tede, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong.

“Kami tak ingin kawasan ini menjadi gundul pasca kebakaran. Itulah sebabnya kami melakukan reboisasi di sini,” ujar Ketua Presidium PMKRI Ruteng, Ignasius Padur, seperti dikutip Mediaindonesia.com.

Hutan itu terbakar pada Selasa, 11 Oktober. Upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas bersama masyarakat tak sampai memadamkan api. Beruntung hujan segera turun sehingga api yang membakar hutan pun berhasil dipadamkan.

Nggolong Tede termasuk dalam kawasan hutan lindung dan merupakan salah satu sumber air yang dikelola oleh perusahan air minum Tirta Komodo milik Pemkab Manggarai.

Ignas menambahkan, kegiatan reboisasi tak hanya saat peringatan Sumpah Pemuda.

Mereka, kata dia, akan terus memonitor secara berkala agar pohon yang ditanam terus bertambah dan bisa bertumbuh dengan baik.

Ia juga mengharapkan keterlibatan banyak pihak untuk sama-sama menjaga kelestarian hutan di pegunungan bagian selatan kota Ruteng itu.

“Kondisi kota Ruteng sekarang sedang musim hujan. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan untuk menanam pohon agar hutan kita tidak gersang,” katanya.

Pemeliharaan hutan, jelasnya, sangatlah penting demi memastikan ketersediaan air bersih.