Gereja di Karimun Kembali Didemo, Pastor Paroki Terpaksa Diamankan di Polres

Dalam foto ini, tampak massa yang menolak pembangunan Gereja St Josep Karimun, Keuskupan Pangkalpinang menggeruduk kompleks Gereja pada Kamis, 6 Februari 2020. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun, Keuskupan Pangkalpinang kembali didemo massa pada Kamis, 6 Februari 2020.

Massa memprotes langkah pihak paroki melanjutkan proses pembangunan Gereja baru, yang Izin Mendirikan Bangunan (IMB)-nya sudah diperoleh pada Oktober tahun lalu.

Hari ini pihak Gereja melakukan pembongkaran terhadap bangunan lama, yang akan direnovasi total.

Namun, langkah itu terpaksa dihentikan karena massa menggelar aksi protes, meminta pihak Gereja menghentikan pembongkaran bangunan, karena IMB gereja kini sedang digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Saat aksi itu, Romesko Purba, Humas Panitia Pembangunan Gereja berusaha menghadang massa, demikian juga Pastor Paroki, Romo Kristiono Widodo Pr.

Namun, untuk menghindari kekerasan, aparat yang sudah berjaga di lokasi mengamankan mereka ke kantor polisi.

“Pastor Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Romo Kristiono Widodo menghadapi pendemo, karena situasi tak kondusif, Humas dan Pastor Paroki diamankan ke Mapolres Karimun,” demikian keterangan yang  diperoleh Katoliknews.com, Kamis petang.

Aparat sebelumnya meminta pihak Gereja menghentikan proses pembongkaran, dengan alasan menjaga kondusivitas. Namun, pihak Gereja berpendapat, gugatan ke PTUN saat ini tidak bisa membatalkan IMB yang sudah mereka perjuangkan bertahun-tahun.

BACA JUGA: Berjubah Hadiri Sidang IMB Gereja, Romo di Karimun Bantah Berbagai Tudingan Penggugat

Video yang memperlihatkan massa menggeruduk lokasi Gereja kini beredar luas di media sosial, meminta pemerintah pusat mengambil langkah, memastikan adanya perlindungan bagi pihak Gereja.

Simak di sini video saat-saat massa menggeruduk Gereja.