Sekjen Kemenag Dicopot, Diduga Buntut dari Polemik Plt Bimas Katolik

Sekjen Kemenag, M Nur Kholis Setiawan. (Foto: Ist.)

Katoliknews.com – Sekretaris Jenderal Kemenag, Nur Kholis Setiawan dicopot dari jabatannya, diduga sebagai buntut dari polemik terkait Plt. Dirjen Bimas Katolik.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi membenarkan kabar pencopotan itu.

“Benar bahwa Pak Nur Kholis Setiawan terhitung sejak tanggal 19 Februari 2020 dibebastugaskan sementara dari jabatannya sebagai Sekjen Kemenag,” kata Zainut, seperti dikutip detik.com, Sabtu., 22 Februari.

Pencopotan itu, kata dia, karena Nur Kholis “sedang dalam pemeriksaan oleh tim internal Kemenag.”

“(Ia diperiksa) atas dugaan pelanggaran disiplin organisasi dan penyalahgunaan wewenang,” kata Zainut.


Menag Fauzi, Razi pun sudah menunjuk Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Prof Nizar Ali sebagai pelaksana harian sekretaris jenderal.

Zainut tidak secara eksplisit mengungkap jenis pelanggaran yang dilakukan Nur Kholis.

Namun, diduga kuat hal itu terkait polemik pengangkatan Plt, Dirjen Bimas Katolik yang ramai beberapa waktu lalu.

Posisi Plt. itu sempat dijabat oleh Nur Kholis sendiri. Ketika dipertanyakan publik mengapa Plt, itu pegang oleh dirinya yang adalah seorang Muslim, ia mengatakan, hal itu terkait dengan aturan, yang tidak mengizinkan Plt. Dirjen Bimas Katolik dipegang oleh pejabat selain eselon satu.

Penjelasan yang sama juga disampaikan oleh Menteri dan Wakilnya kepada media.

Belakangan ketahuan bahwa alasan tersebut ternyata salah, karena menurut aturan dari Badan Kepegawaian Nasional, Plt. untuk eselon satu bisa dari eselon dua.

Karena hal itu, Nur Kholis pun meminta maaf dan mengaku khilaf.

BACA JUGA: Kemenag Diminta Perhatikan Pembinaan ASN di Dirjen Bimas Katolik dan Seluruh Kanwil

Menag kemudian mengangkat Plt. baru yaitu, Aloma Sarumaha, yang adalah seorang Katolik dan sedang menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Bimas Katolik.