Wabah Corona Terus Meluas, Paus Fransiskus Tunda Kunjungan ke Indonesia

Paus Fransiskus merayakan Misa pada Hari Pertama Hari Sabda Allah, Minggu, 26 Januari 2020. (Foto: Daniel Ibanez/CNA)

Katoliknews.comVatikan memutuskan menunda kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, keputusan yang diambil di tengah keresahan di berbagai belahan dunia terkait wabah virus corona (Covid-19).

Informasi terkait hal itu disampaikan Kepala Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Vatikan, Antonius Agus Sriyono, Rabu, 11 Maret 2020.

Seperti dikutip Hidupkatolik.com, Dubes Agus mengaku memperoleh informasi terkait hal ini dari Mgr. Mauricio Rueda Beltz, Kepala Urusan Perjalanan Luar Negeri Paus.

Kunjungan Paus yang semula direncanakan berlangsung pada September mendatang ditunda dan besar kemungkinan diadakan pada tahun 2021.

KBRI disebut terus melakukan koordinasi dengan otoritas Vatikan mengenai rencana kunjungan ini.


Semula dikabarkan bahwa akhir Maret ini, utusan Vatikan akan ke Indonesia untuk bertemu pemerintah, membahas rencana kunjungan Paus. Selain mengunjungi Indonesia, ia disebut akan meneruskan perjalanan ke negara tetangga, Timor Leste dan Papua Nugini.

Kabar penundaan ini muncul di tengah kekuatiran warga di dunia akibat Covid-19, yang sudah menginfeksi setidaknya 115.800 orang dan menwaskan 4.200 orang, demikian menurut data terbaru dari CNN.

Di Italia, 467 orang telah tewas dan jumlah kasus mencapai 9.172, yang membuatnya tercatat sebagai negara di luar China – tempat asal virus itu – dengan jumlah korban paling banyak.

Sejauh ini di Vatikan baru teridentifikasi satu kasus.

Pastor Markus Solo SVD, imam asal Indonesia yang bekerja di Vatikan menyatakan lewat akun Twitter-nya bahwa untuk mencegah meluasnya wabah corona, Vatikan menutup Museum, Kapel Sistin, Nekropol (penggalian di bawah Basilika), Museum di dalam Basilika St Petrus dan Museum serta taman Castel Gandolfo sampai dengan 3 April mendatang.

“Sedangkan Basilika St Petrus tetap terbuka, hanya sepi pengunjung,” tulisnya.