Jelang Tahbisan, Uskup Sipri Pimpin Penanaman 2.000 Pohon

Uskup Ruteng, Siprianus Hormat yang akan ditahbiskan pada 19 Maret 2020 memberkati anakan pohon sebelum ditanam pada Jumat, 13 Maret 2020. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Uskup Ruteng, Mgr Siprianus Hormat yang akan ditahbiskan beberapa hari lagi memimpin kegiatan penananam 2.000 pohon di salah satu lokasi hutan di wilayah keuskupannya.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2020 itu melibatkan para imam, biarawan, biarawati serta staf pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Manggarai.

Selain itu, hadir juga para tentara dari Kodim 1612/Manggarai, polisi dari Polres Manggarai dan dari Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA).

Mereka menanam pohon jenis ara dan kayu manis itu di hutan konservasi yang berlokasi di Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong.

Acara ini diawali dengan ibadat ekologis.


Dalam ibadat itu, Uskup Sipri mengatakan bahwa iman Kristiani terungkap dalam solidaritas kemanusiaan dan komitmen ekologis untuk membangun bumi menjadi rumah bersama.

Karena itu, ia mengajak seluruh umat untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

Mengingat bumi adalah rumah bersama, maka penanaman pohon, kata dia, adalah upaya konservasi rumah semua makhluk hidup.

“Menjaga lingkungan sama dengan menjaga diri kita, menata penciptaan dan tata penebusan Tuhan. Saya mengajak seluruh umat dan masyarakat untuk bergandengan tangan menjaga lingkungan hidup untuk kehidupan manusia yang bermartabat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Manggarai, Kamelus Deno menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, beberapa tahun lalu pernah disepakati kerja sama tiga pilar yakni pemerintah, Gereja, dan masyarakat di Colol, Manggarai Timur.

“Saya kira, ini adalah bagian dari upaya-upaya kita untuk terus disadarkan, diingatkan untuk membangun komitmen menjaga lingkungan ini,” kata Deno.

Uskup Sipri akan ditahbiskan pada Kamis, 19 Maret di Gereja Katedral Ruteng.

Uskup yang tercatat sebagai uskup keempat dalam sejarah Keuskupan Ruteng ini ditunjuk Paus Fransiskus pada September lalu.