Mgr. Angelo Moreschi, SDB. (Foto: Ist)

Katoliknews.comVirus corona telah merenggut nyawa seorang uskup Gereja Katolik.

Mgr. Angelo Moreschi, SDB berusia 68 tahun, dilaporkan meninggal karena komplikasi terkait penyakit COVID-19 pada 25 Maret 2020.

Uskup Moreschi menghabiskan seluruh karirnya sebagai seorang imam Katolik dengan menjadi misionaris di Afrika.

Ia lahir pada 

Ditahbiskan pada tahun 1982 ia melayani sebagai Anggota Dewan Provinsi untuk Wakil Provinsi Afrika Ethiopia-Eritrea, serta pastor di Dilla, Ethiopia Selatan, sebelum ia diangkat menjadi Prefek Gambella, Ethiopia oleh Paus St. Yohanes Paulus II.

Pada 5 Desember 2009 ia ditunjuk oleh Paus Benediktus XVI sebagai  Vikaris Apostolik Vikariat Apostolik Gambella dan uskup tituler Elephantaria di Mauretania. Pada 31 Januari 2010 di ditahbiskan menjadi uskup.

Uskup Moreschi menderita diabetes dan sebelumnya kehilangan salah satu kakinya karena diamputasi.

Dia mengunjungi Italia untuk keperluan medis, di mana kemudian dia terinfeksi virus corona. Uskup itu sempat dirawat di rumah sakit sebelum dia meninggal.

Vatikan News melaporkan bahwa kematian uskup itu diumumkan dalam pernyataan oleh Salesian News Agency, di mana disebutkan bahwa, “dalam misinya sebagai Prefek dan kemudian sebagai Vikaris Apostolik, dia terus mewujudkan misi utama Salesian dalam membantu anak-anak, menemani mereka dengan spiritt yang jelas dan semangat kerasulannya yang kuat.”

Dikatakan lebih lanjut bahwa Uskup Moreschi sebenarnya ingin kembali ke Ethiopia, di mana ia ingin menghabiskan sisa hari-hari hidupnya.

Virus corona telah memupus harapannya untuk kembali ke medan misinya itu.

Ia tercatat menjadi imam selama 37 tahun dan sebagai uskup 10 tahun.